Jujur Dalam Tumpukan Jerami

Dalam kehidupan sehari – hari, tanpa disadari banyak orang yang telah memberi contoh dan menanamkan kebohongan kepada anak kecil. Menjanjikan membelikan permen, mobil – mobilan atau yang lainnya hanya sekedar untuk tujuan tertentu ( misalnya agar si anak berhenti menangis ).

Namun ketika tujuan tercapai, janji yang tidak di penuhi inilah yang menjadikan anak kecil ini meniru dan mulai belajar “ dusta ”. Anak, akan belajar tentang “ amanah ” dari orang yang terdekat yakni ayah dan ibunya. Setelah itu, ia akan belajar juga dari lingkungannya ( paman, bibi, tetangga dan seterusnya ). Kelak, anak kecil akan tumbuh dewasa.

Tak heran bila saat ini banyak dijumpai orang dewasa atau orangtua yang berdusta, karena di masa kecilnya telah belajar berdusta. Apalagi kini kita sering menyaksikan dusta sudah menjadi bagian dari kehidupan bangsa. Akibatnya mencari orang jujur bagaikan mencari jarum dalam jerami. Jujur bukanlah semata – mata tidak berkata dusta.

Ketika kita menerima uang sogokan kita sudah berlaku tidak jujur, ketika kita enggan menolong teman meskipun kita sadar kita mampu menolongnya, saat itu kita telah menodai kejujuran. Bahkan beli durian pun kita sekarang musti berhati - hati.


Note : untuk teman seperjuangan, kapan kau kembali untuk melanjutkan ini semua ?





38 Komentar:

zoel said...

jujurlah padaku

zoel said...

haks haks pertamax

Pak RT said...

Teman seperjuangan,...???
Aku bro,....(haiiiyah,....GR)

Anang said...

saya suka jujur kacang ijo... loh?

Septian said...

kalau semua orang didunia ini jujur..nanti di akherat bisa2 Neraka kosong dong..ehehehe

erwin said...

wah sekarang ada ga ya masih org yg jujur murni..hehhee

annosmile said...

jujur kacang ijo ^_^

sarahtidaksendiri said...

aQ tak memungkiri hal demikian, bahkan jujur aQ juga sempat terlahir dalam kondisi demikian, misalnya waktu bulan puasa...MamaQ bilang "ntar Mama kasih suprise klo puasanya g ada yg bolong", atau yang lainnya...semoga generasi bangsa bisa pulih dan sadar serta berusaha menjadi lbh baik...amin...

jalooe said...

jadi inget judul lagu neh.. tapi vocalisnya malah tidak jujur..hihihiihihi

Eljaholic said...

Gw dulu juga diboongin dong :((

indo said...

Berdusta itu adalah perbuatan yang tidak terpuji...hehehehe

nita said...

kadang ortu bilang itu sbg white lie atau bohong putih meski akibatnya gak selamanya bisa putih

namada said...

betul itu, istilah kerennya white lie, tapi yang namanya "lie" meskipun "white" tetap aja "lie" :D

emfajar said...

jujur ayam juga enak tuh selain jujur kacang ijo..

wekekekeke

pengendara said...

bisa kasih tips n' triks, bagaimana cara jujur namun tetap bisa mengendalikan anak yang punya keinginan tidak bisa ditolak?

nono said...

seperti mengambil jarum di tumpukanjerami...
sulit...

mymoen said...

mmmmm, gmn ya ?? Soalnya No Body Is Perfect.. Postingan ini bisa membuat kita merenung akan diri kita masing-masing.. :) Nice posting..

dhie said...

Semoga dari begitu banyak tumpukan jerami, masih terselip sifat kejujuran itu.

diorockout said...

oe temen seperjuangan, dipanggil tuh

Nyante Aza Lae said...

dq tau niyy...yg paling lucu JUJUR SRIMULAT!

aha said...

temenya radja ya bos.. jujurlah padaku... he2..
sama saya juga dulu punya temen seperjuangan.. tapi sekarang setelah punya tanggung jawab keluarga.. ya gitu deh...

Jenny Oetomo said...

Jangan ada dusta diantara kita, atau semangka berdaun sirih, kok jadi syair lagu ya, memang kadang kala sebagai orang tua kita tidak konsisten memberi pendidikan pada ada sesuai contoh sampeyan, Salam

ekomadjid said...

Tapi, tiada dusta di antara kita khan...? *Hallah*
Yang ada Jujur kacang ijo kali...

persikers said...

ya ditagih terus nu biar dibelikan (kalo ga ya nangis lagi) :D

thevemo said...

kalo aku..dengen embel embel ntar om beliin permen kalo inget

Ivana said...

mmm...ternyata bohong itu kalo diturunkan ke anak-anak bisa jadi sistem MLM yah?hehehe

easy said...

hmm..
jujur aja, aku kesini karna ga sengaja liat link blog panda di tempatnya mada :D

hanggadamai said...

wah diriku jadi ingat apa kata mario teguh tentang kejujuran itu...

ifoell said...

baru bsa berknjung lagi hin bang...
sibuk di kantor soalnya..
banyak kerjaan

PLUR ya friend..

pramudita said...

bener juga tuh......kayak kue jujur hehe....

Frenavit Putra said...

Hmm memang sungguh mahal nilai kejujuran di era sekarang ini.....

Yopan Prihadi said...

Berkata jujur itu sepertinya sulit ketika kita pernah berkata dusta 1 kali, karena kata yang selanjutnya akan menutupi dusta yang pertama dan seterusnya.
Berdusta untuk kebaikan memang masih diperkenankan...tetapi sangat bias dan subjecktif..
Betul ga' Panda!

cumie said...

setuju, masih bayi aja dah dibo'ongin, gimana gedenya. bener banged om, trus orang tua tuh suka nakut-nakutin "jangan kesana, ada pak polisi nanti loh" belum tau dunia ini aja udah di takutin ama polisi, gimana gak ampe gede sindrom-nya ama pak polisi jadinya takut dah. hehe

just2live said...

miris memang... lantas apa yang bisa kita lakukan? Mungkin hanya, Marilah mulai dari diri sendiri... :)

ipanks said...

jujur?hmm susah skr nih nemuin jujur itu.

Alisia said...

Berkata jujurlah meskipun itu pahit . .
nice article :)

Seyla said...

Artikelnya bagus, kembangkan terus ya ilmu pengetahuannya . .

Obat Herbal Ambeien said...

Thank atas ilmunya pengetahuannya .

Post a Comment

..mana ada perlawanan tanpa keringat, mana bisa kemenangan tanpa semangat, mana ada keberhasilan dalam waktu singkat, jangan ada persaingan yang gak sehat..

REBUT!jangan di diamkan saja. REBUT! kejar dan jangan diam saja.

Peace Love Unity Respect

Thanks to Dicas Blogger I Panda since 31 Mei 2008 I Login

Kembali ke ATAS